Minggu, 08 Juni 2014

Alur Kerja Digital Dalam Industri Grafika


Alur Kerja Digital dalam Industri Grafika

Prepress Workflow I

Workflow ini merupakan proses alur kerja pracetak yang menggunakan imagesetter sebagai alat output film. Input data berupa data/gambar digital dapat diperoleh melalui Scanner, Digital Camera, Photo CD, dan internet. Kemudian data gambar tersebut diolah dan dilayout melalui software seperti Photoshop, Freehand, PageMaker, dll. Pengolahan tersebut dilakukan melalui Macintosh atau PC. Data yang sudah lengkap tersebut dapat langsung dioutput ke imagesetter/CtF atau terlebih dahulu dilakukan imposisi elektronik (montase elektronik ) menjadi satu halaman penuh se-ukuran mesin cetak dan kemudian dioutput ke imagesetter (CtF) untuk mendapatkan film separasi. Untuk melihat warna dan mengecek kelengkapan data biasanya dilakukan melalui proof konvensional.

Prepress Workflow II

Pada workflow II ini, proses input data dilakukan seperti pada workflow I, yang berbeda adalah proses outputnya. Data yang sudah diolah di PC/Mac serta software imposisi dioutput menggunakan Platesetter (CtP) menjadi plate yang siap cetak. Pada proses ini tidak diperlukan adanya film separasi warna dan montase manual. Untuk melihat hasil cetak sebelum final adalah melalui Digital proofing. Saat ini khususnya di Indonesia, pemakaian CtP dan Digital Proofing menjadi trend baru yang mulai masuk dalam industri percetakan baik itu cetak offset maupun cetak koran.

Digital Workflow

Pada workflow ke-3 ini menggambarkan proses yang digital workflow secara general . Semua data yang sudah dilayout di PC/Mac dan di imposisi lewat software imposisi dapat dioutput pada perangkat output yang berbeda-beda, antara lain: Digital Proofing, ke CtF (imagesetter), ke CtP (platesetter), ke Direct Printing atau Computer to Press. Pemilihan alternatif perangkat output ini sangat dipengaruhi oleh kebutuhan dan jenis masing-masing pekerjaan.

Mempersiapkan Final Artwork (F/A)
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seorang desainer saat mempersiapkan konsep desain, antara lain :
1.    Kumpulkan informasi dari pihak percetakan
·      Konsultasikan jenis kertas dan ukuran cetak serta jumlah warna yang digunakan apakah spot color/proses/duotone, atau lainnya.
·      Efek varnish yang diinginkan dan kaitannya dengan pemilihan kertas.

2.    Dapatkan informasi dari Reprohouse
·      Platform dan software yang dimiliki (PC/Mac)
·      File format apa saja yang direkomendasi
·      Fasilitas dan peralatan apa saja yang dimiliki sehingga dapat mengoptimalisasikan pekerjaan yang diperlukan, misalnya memiliki software imposisi dan dapat menerima file PDF
·      Ajukan lembaran informasi data pekerjaan.
3.    Siapkan dokumen file yang sesuai dengan kriteria atau informasi dari Repro atau percetakan
10 hal yang harus diperhatikan desainer dalam mempersiapkan file Final Artwork (FA) untuk pracetak :
·      Tentukan ukuran cetak (page set up) secara benar dan tambahkan bleed melebihi ukuran yang sebenarnya (+/- 3 mm)
·      Gunakan jenis font yang benar, bila menggunakan jenis font Futura Bold, maka pilih jenis font Futura Bold, jangan pilih font Futura lalu diaktifkan fungsi Bold pada menu type style.
·      Lampirkan semua font yang digunakan dalam desain.
·      Perhatikan resolusi gambar, jika ada gambar/bitmap. Resolusi gambar = 2x screen ruling.
·      Lampirkan semua import file image/gambar yang dibuat dari FreeHand/Illustrator, Photoshop dan lain-lain, agar link tidak terputus.
·      Pastikan semua gambar harus dalam format CMYK, tidak dalam bentuk RGB.
·      Tentukan dan definisikan spot color dan proses color dengan benar, karena setiap software mendefinisikan berbeda.
·      Buatlah proof dari printer, baik hitam putih (B/W) maupun berwarna (full color), untuk memastikan posisi dan semua elemen lengkap.
·      Buang semua elemen dan halaman kosong yang tidak dipakai.
·      Komunikasikan pekerjaan desain yang akan diproses dengan repro/percetakan (seperti jenis kertas, tinta, teknik cetak, jilid, varnish) saat mau menyerahkan file.

Hubungan halftone screen dan resolusi input
Media (dpi)
Halftone screen frequency (lpi)
Resolusi input (dpi) 2x
Artprint(cover majalah, brosur, company profile)
150
300
Majalah (halaman dalam)
133
266
Koran
85
170
Kain/plastik/kaca
40
80






semoga bermanfaatttt yyaahh :) ^_^" salam sufi smile.