ALUR KERJA PPC
Aspek-aspek
yang dianalisis meliputi ;
- · Teks,
- · Gambar,
- · Oplagh,
- · Jenis Penjilidan,
Perhitungan
produksi ini dilakukan oleh bagian Budgetting. Bagian budgeting mempunyai 2
proses kerja yaitu proses kerja yaitu
Proses Estimator dan Proses Makloon.
Proses
Estimator bertanggung jawab
menyiapkan segala perhitungan dari perencanaan produksi (Biaya, Bahan, Mesin, Oplagh, dll) yang hasil akhir berupa KP (Kalkulasi Perhitungan). KP ini merupakan salah satu unsur penentu apaah suatu projek
layak dikerjakan atau tidak dengan melihat profitnya.
Berdasarkan hitungan kalkulasi produksi dan kapasitas produksi
tersebut diputuskan untuk makloon pekerjaan yang tidak bisa dilakukan. Makloon
dilakukan karena :
1.
Perusahaan
tidak memiliki fasilitas yang dibutuhkan, contoh : Vernish, Foil, Emboss,
Polimas.
2.
Kapasitas
Produksi yang tidak mencukupi.
Hal
ini dilakukan karena dari proses produksi harus dapat selesai tepat pada waktu
yang telah ditentukan. Data makloon ini dikirim kembali ke Bagian Budgetting untuk dihitung kembali
seberapa banyak biaya yang dikeluarkan dalam pengerjaan order. Budgetting hanya
menghitung kalkulasi yang berkenaan dengan perhitungan kebutuhan bahan produksi
dan tidak menghitung sampai dengan harga jual. Untuk penghitungan harga jual
ada bagian tersendiri yaitu bagian Marketing.
Setelah
proses Budgetting sudah selesai dikerjakan, maka tahap selanjutnya
berkoordinasi dengan bagian scheduling untuk dilakukan proses perjadwalan
produksi .
Adapun
penjadwalan produksi meliputi pembagian shift kerja, pembagian mesin yang
digunakan untuk beroperasi dan perhitungan waktu kerja.
Scheduling
mempunyai 2 proses yaitu; Penerimaan Naskah dan Monitoring Produksi.
1.
Penerimaan naskah, yaitu membuat kantong
order berisi job order dan dummy kepada masing-masing unit produksi (prepress,
press dan finishing). Kantong
order dan dummy ini sebagai panduan produksi sesuai perhitungan waktu produksi yang
sudah dibuat dengan Schedulling .
2.
Monitoring Produksi, berfungsi memonitoring jalannya proses produksi antara rencana PPC
dan realisasi produksi serta menyiapkan 4P (plate, paper, pigment, dan proof).
MP memberikan informasi ke Spv. Schedulling jika terjadi kendala lapangan.
ALUR PENGOLAHAN ORDER
Dalam struktur
organisasi grafika kedudukan tertinggi dipimpin oleh Direksi, dibawah direksi
ada bagian komersial, produksi, logistik, admin/ keuangan. Dari keempat bagian
itu, bagian komersial dibagi menjadi dua bagian lagi yaitu sales internal dan
sales eksternal. Sales internal berfungsi mengatur pemasaran yang secara struktural
berada dalam organisasi perusahaan. Sedangkan sales eksternal berfungsi sebagai
tenaga penjualan freelance yang melakukan kegiatan pemasaran dengan kompensasi
komisi hasil order yang yang sudah masuk kontrak (deal). Di bagian logistik
mempunyai peran untuk pengadaan bahan-bahan logistik yang diperlukan industri
grafika yang akan berkoordinasi kepada bagian admin/ keuangan dan PPC/ PPIC.
PPC (planning, Production, and Control)/ PPIC (Planning, Production, Inspection
and Control) berfungsi untuk pengendalian kualitas proses produksi. Bagian
admin/ keuangan berperan dalam pengelolaan keuangan dan akutansi industri
grafika untuk kestabilan cashflow keuangan industri. Sedangkan bagian produksi terdiri
dari tiga bagian yaitu pracetak, cetak dan penyelesaian. (Djaiz, Mukhyiddin, Buku Ajar Pengantar Ilmu Grafika. Jakarta, 2010 :
42-44)
Adapun alur
pengolahan order berawal dari Order masuk yang sudah dilakukan kontrak (SPK), kemudian
oleh PPC/PPIC diteruskan ke bagian produksi untuk dilakukan proses produksi
yang diawali pada bagian pracetak, cetak, dan penyelesaian melakukan produksi
secara fisik. Tugas PPC/PPIC yaitu melakukan perencanaan produksi dan control
kualitas hasil produksi secara non fisik.
Kegiatan
PPC/PPIC merupakan kegiatan non-fisik karena segala kegiatan kerja yang
dilakukan PPC/PPIC berupa perencanaan – perencanaan produksi untuk
direalisasikan pada bagian produksi. PPC/PPIC menganalisis order, mengatur rute
proses produksi, mengatur estimasi waktu dan bahan, mendata dan menganalisa
data logistik yang ada di gudang, melakukan penjadwalan produksi, membuat
rencana induk dan melakukan pengendalian produksi. (Djaiz, Mukhyiddin, Buku Ajar Pengantar Ilmu Grafika. Jakarta, 2010 :
44)
Ada
beberapa fungsi PPC/PPIC, antara lain :
- - Job Analizer (Pengkaji Order)
- - Scheduller (Pembuat Jadwal )
- - Job Follower (Pengamat Kerja)
- - Sub Kontrak
- - Inventory Controller
o oke,, guyss.. semoga bermanfaaatttt.. salam sufi smile ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar